Para perupa Yayasan Ros Timur Indonesia menggelar kegiatan menggambar live model dalam rangka Pameran Seni Ada Mengada #1 tahun 2025 di Pendopo Eks Kawedanan Lorok, Sabtu, 23 Agustus 2025. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB itu menghadirkan model perempuan sebagai objek lukis.
Di tengah pendopo, model perempuan duduk sebagai pusat perhatian. Para perupa kemudian mengambil posisi mengelilinginya, menyiapkan kanvas, alat gambar, dan kuas untuk menangkap bentuk serta ekspresi model secara langsung.
Sesi live model menjadi salah satu rangkaian Pameran Seni Ada Mengada #1 yang diadakan Yayasan Ros Timur Indonesia. Kegiatan tersebut membuka ruang bagi para perupa untuk berkarya bersama dalam suasana pameran seni.
Selama empat jam, para perupa mulai melukis model yang berada di hadapan mereka. Proses tersebut memperlihatkan beragam pendekatan visual, mulai dari pengamatan bentuk tubuh, permainan garis, hingga sapuan warna pada media masing-masing.
Perupa Ros Timur Indonesia, Bowo Cahyono, menilai kegiatan tersebut dapat menjadi dorongan bagi seniman untuk terus menghasilkan karya. “Acara ini keren sekali. Semoga tahun depan bisa dilaksanakan kembali sebagai pemicu untuk terus berkarya.” kata Bowo Cahyono.
Antusiasme juga datang dari pengunjung pameran. Wawing mengaku terkesan menyaksikan langsung proses para pelukis mengolah objek model di hadapan mereka. “Takjub sekali melihat kelihaian para pelukis saat memainkan kuasnya. Mereka lihai banget melukis model. Semoga tahun depan ada lagi kegiatan serupa. Sukses terus untuk Ros Timur Indonesia.” ujar Wawing.
Melalui sesi menggambar live model ini, Pameran Seni Ada Mengada #1 tidak hanya menampilkan karya, tetapi juga menghadirkan proses kreatif para perupa secara langsung kepada pengunjung. Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus menjadi ruang pertemuan antara seniman, karya, dan publik.







Leave a Reply