Ros Timur Indonesia

Merawat Warisan, Menginspirasi Peradaban

Labuh merupakan sebuah perenungan tentang manusia, perjalanan, dan keberanian untuk terus bergerak di tengah ketidakpastian. Melalui sapuan warna yang ekspresif dan figur-figur yang hadir secara simbolik, karya ini menghadirkan suasana yang penuh dinamika sekaligus menyimpan keheningan batin.

Kehadiran manusia di dalam komposisi karya seolah menjadi representasi perjalanan hidup: tentang bagaimana seseorang berhadapan dengan perubahan, kehilangan, harapan, dan berbagai kemungkinan yang tidak selalu dapat diprediksi. Warna-warna yang bertumpuk dan saling berkelindan memperlihatkan proses yang tidak sederhana—seperti pengalaman hidup yang terbentuk dari banyak peristiwa, perasaan, dan ingatan.

Dalam konteks “Labuh”, karya ini dapat dibaca sebagai ajakan untuk berhenti sejenak, menengok perjalanan yang telah dilalui, sekaligus mempersiapkan diri untuk melangkah kembali. Labuh bukan semata tentang berakhirnya sebuah perjalanan, melainkan tentang menemukan ruang untuk berlabuh, mengendapkan pengalaman, dan kemudian berangkat dengan pemahaman yang baru.

Perupa: Pranoto
Harga karya: Rp18.000.000