EGO
Haitsam Naufal Fadhil Muhammad Firdaus
2026
EGO menghadirkan sebuah lanskap yang dibangun dari kegelapan, hujan, bebatuan, dan aliran air yang bergerak deras. Dengan medium charcoal di atas kertas, Haitsam Naufal Fadhil Muhammad Firdaus mengolah karakter hitam-putih bukan sekadar sebagai pilihan visual, tetapi sebagai ruang untuk mempertemukan ketegangan, kesunyian, dan kekuatan alam.
Di tengah komposisi, sosok yang menyerupai figur manusia tampak berdiri dalam kondisi yang keras. Tubuh dan wajahnya seolah menyatu dengan tekstur bebatuan dan derasnya air. Hujan yang digoreskan secara diagonal memperkuat kesan gerak sekaligus menciptakan atmosfer yang muram dan intens. Sementara itu, permukaan air yang bergejolak menjadi elemen yang terus bergerak, berhadapan dengan figur yang tampak lebih diam dan tertahan.
Judul EGO membuka kemungkinan pembacaan yang lebih reflektif. Figur manusia di dalam karya dapat dipandang sebagai representasi diri yang berhadapan dengan kekuatan di luar dirinya. Alam tidak hadir sebagai latar semata, melainkan sebagai ruang yang menguji keberadaan manusia: seberapa kuat seseorang mempertahankan dirinya ketika berhadapan dengan tekanan, perubahan, dan keadaan yang tidak sepenuhnya dapat dikendalikan.
Menariknya, Haitsam memilih charcoal sebagai medium. Karakter arang yang pekat, berdebu, sekaligus mudah digores dan dihapus memberikan keleluasaan untuk membangun kontras antara gelap dan terang. Jejak sapuan dan arsiran yang terlihat pada batu, air, hujan, serta figur memperlihatkan pendekatan yang dekat dengan tradisi seni sketsa realis, bidang yang memang menjadi minat artistik sang perupa.
Dalam EGO, realisme tidak berhenti pada upaya menghadirkan bentuk secara meyakinkan. Detail visual justru menjadi pintu menuju pengalaman yang lebih psikologis. Kegelapan, derasnya air, dan figur yang terjebak di antara keduanya menyusun sebuah suasana tentang manusia yang sedang berhadapan dengan dirinya sendiri.
Karya ini pada akhirnya dapat dibaca sebagai sebuah pertanyaan sederhana namun mendasar: ketika segala sesuatu di sekitar kita bergerak dan berubah, apa yang sebenarnya sedang kita pertahankan sebagai “diri”?
Spesifikasi Karya
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Judul | EGO |
| Seniman | Haitsam Naufal Fadhil Muhammad Firdaus |
| Tahun | 2026 |
| Media | Charcoal on paper |
| Ukuran | 60 × 80 cm |
| Harga | Rp2.500.000 |
Tentang Seniman
Haitsam Naufal Fadhil Muhammad Firdaus lahir di Pacitan, 26 Maret 2008. Ia menempuh pendidikan di SD Negeri 2 Belah, SMP Negeri 1 Donorojo, dan saat ini tercatat sebagai siswa SMK Negeri 1 Donorojo pada program Desain Permodelan dan Informasi Bangunan. Minat artistiknya berada pada bidang seni sketsa realis.




