Ros Timur Indonesia

Merawat Warisan, Menginspirasi Peradaban

Tri Hadi Winanto – Mitos

Dalam karya Mitos, Tri Hadi Winanto menghadirkan ruang tafsir tentang ingatan kolektif masyarakat yang hidup di antara fakta, cerita turun-temurun, dan keyakinan yang diwariskan lintas generasi. Mitos dalam pengertian ini bukan sekadar dongeng atau kisah masa lampau, melainkan perangkat budaya yang membentuk cara manusia memahami alam, sejarah, serta relasinya dengan dunia yang tak sepenuhnya dapat dijelaskan oleh nalar.

Melalui pendekatan visual yang simbolik, Tri Hadi Winanto merangkai berbagai unsur rupa sebagai metafora atas lapisan-lapisan makna yang tersembunyi dalam kehidupan sehari-hari. Bentuk, figur, maupun objek yang muncul tidak hadir sebagai representasi tunggal, melainkan sebagai penanda yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini; antara kenyataan dengan imajinasi; antara pengalaman personal dengan kesadaran kolektif masyarakat.

Dalam konteks tema Labuh, karya ini dapat dibaca sebagai upaya “melabuhkan” ingatan budaya ke dalam ruang kekinian. Mitos menjadi tempat bernaung nilai-nilai, harapan, sekaligus kecemasan manusia yang terus bergerak mengikuti zaman. Apa yang diwariskan oleh para pendahulu tidak hilang begitu saja, melainkan terus hidup melalui simbol, cerita, dan tafsir baru yang senantiasa diperbarui oleh generasi berikutnya.

Mitos mengajak penikmat karya untuk menyadari bahwa manusia tidak pernah sepenuhnya lepas dari narasi-narasi yang membentuk identitasnya. Di tengah arus modernitas yang serba rasional, mitos tetap hadir sebagai ruang kontemplasi: tempat manusia menambatkan makna, merawat memori, dan mencari hubungan yang lebih dalam antara diri, alam, dan semesta.

Identitas Karya:

  • Pelukis: Tri Hadi Winanto
  • Judul: Mitos
  • Media: Akrilik di atas kanvas (sesuaikan jika berbeda)
  • Tema Pameran: Labuh
  • Penyelenggara: Ros Timur Indonesia