BERSANDAR
Mustofa Firda Rozaq — 2026
Acrylic on Canvas, 50 × 100 cm
“Bersandar” menghadirkan sebuah momen jeda setelah perjalanan panjang. Perahu-perahu nelayan yang tertambat di tepian dermaga menjadi pusat perenungan: bukan sekadar benda yang berhenti, melainkan simbol manusia yang sesekali membutuhkan ruang untuk melepaskan lelah sebelum kembali menghadapi luasnya kehidupan.
Dalam karya ini, Mustofa Firda Rozaq membangun suasana melalui pertemuan warna laut, perahu, daratan, dan langit senja. Gumpalan awan yang tebal berpadu dengan pendar cahaya hangat, menciptakan kontras antara perjalanan yang penuh dinamika dan ketenangan yang hadir ketika perahu akhirnya menemukan tempat untuk berlabuh.
Kata “bersandar” kemudian memperoleh makna yang lebih luas. Ia dapat dibaca sebagai keadaan ketika seseorang berhenti sejenak, menenangkan diri, dan memberi kesempatan kepada dirinya untuk kembali menemukan keseimbangan. Dermaga menjadi ruang transisi—antara perjalanan dan keberangkatan kembali, antara kelelahan dan harapan, antara realitas yang telah dilalui dan lautan kemungkinan yang masih terbentang.
Sebagai seorang pelajar SMPN 1 Pacitan yang telah mengikuti sejumlah pameran, Mustofa menunjukkan keberanian mengolah pengalaman keseharian dan lingkungan pesisir menjadi bahasa visual yang personal. Melalui “Bersandar”, laut tidak hanya menjadi latar, tetapi menjadi metafora tentang perjalanan hidup: bahwa setiap perjalanan membutuhkan tempat untuk berhenti, sebelum seseorang kembali berlayar.
Bersandar bukan berarti berhenti selamanya. Ia adalah jeda untuk mengumpulkan tenaga, menenangkan arah, lalu kembali melaut.
Harga Karya: Rp3.000.000,-




