Pengabdian — Supriadi
Supriadi (Adhi Art), 2026
Pyrography / Lukis Bakar pada Kayu
Ukuran: 50 × 70 cm
Harga: Rp2.000.000,-
Deskripsi Kuratorial
“Pengabdian” menghadirkan sebuah perjumpaan intim antara manusia, hewan, dan lanskap pedesaan melalui bahasa visual pyrography. Di dalam karya ini, seorang anak laki-laki tampak duduk di samping seekor kerbau, tangannya menyentuh kepala hewan tersebut dengan gestur yang lembut dan penuh perhatian. Adegan sederhana itu menjadi pusat narasi tentang kedekatan, perawatan, kerja, dan hubungan timbal balik antara manusia dengan alam.
Kerbau dalam karya ini tidak sekadar tampil sebagai bagian dari lanskap agraris. Ia hadir sebagai representasi dari kehidupan masyarakat yang dekat dengan tanah dan proses kerja. Tubuhnya yang kokoh, tanduk yang menjulang, serta posisinya yang memenuhi bagian depan bidang karya memberikan kesan tentang kekuatan sekaligus kesetiaan. Sementara itu, sosok anak yang menyentuhnya menghadirkan dimensi yang lebih personal: sebuah hubungan yang dibangun bukan semata atas fungsi, tetapi juga melalui rasa memiliki, kasih sayang, dan penghormatan.
Latar karya memperluas pembacaan tersebut. Hamparan lahan pertanian, pepohonan, perairan, gugusan batu, serta kehidupan pedesaan membentuk ruang yang terasa tenang dan akrab. Lanskap tidak ditempatkan hanya sebagai dekorasi, melainkan menjadi lingkungan tempat manusia dan hewan menjalani kehidupan secara berdampingan. Di dalam konteks ini, tindakan sederhana menyentuh kepala kerbau dapat dibaca sebagai simbol hubungan manusia dengan ruang hidupnya—hubungan yang lahir dari keseharian, kerja, dan pengalaman yang diwariskan.
Secara teknis, kekuatan “Pengabdian” terletak pada penggunaan pyrography, yakni teknik membentuk gambar melalui pembakaran dan penggoresan pada permukaan kayu. Api menjadi instrumen yang sekaligus meninggalkan jejak permanen pada material. Perubahan intensitas pembakaran menghasilkan gradasi gelap-terang, garis, tekstur, dan kedalaman visual yang khas. Serat kayu kemudian menjadi bagian dari struktur gambar, sehingga material tidak sekadar menjadi bidang tempat melukis, tetapi ikut membangun karakter karya.
Permainan garis yang rapat pada tubuh kerbau, pakaian, tanah, pepohonan, dan elemen lanskap memperlihatkan ketelitian dalam mengolah detail. Kontras antara bidang gelap dan terang membantu mengarahkan perhatian penonton kepada interaksi antara sosok manusia dan kerbau. Pada saat yang sama, warna alami kayu memberikan atmosfer hangat dan nostalgik yang memperkuat kesan tentang kehidupan pedesaan.
Bagi Supriadi atau Adhi Art, pyrography bukan sekadar metode teknis. Berdasarkan pernyataan senimannya, pembakaran dan penggoresan pada kayu digunakan untuk mengeksplorasi hubungan antara manusia, alam, budaya, dan pengalaman kehidupan. Karakter tersebut dibangun melalui permainan gelap-terang, tekstur, serat kayu, serta jejak pembakaran yang menjadi bagian dari bahasa artistiknya.
Dalam konteks tersebut, “Pengabdian” dapat dipandang sebagai refleksi mengenai nilai-nilai yang tumbuh dari kehidupan agraris: kesetiaan, kerja keras, kepedulian, dan keterhubungan. Judul Pengabdian menjadi penting karena menggeser perhatian dari sekadar representasi kerbau dan kehidupan pedesaan menuju pertanyaan yang lebih luas: kepada siapa dan kepada apa manusia mengabdikan dirinya?
Ada pengabdian manusia kepada pekerjaan, kepada keluarga, kepada tanah yang menjadi sumber kehidupan, dan kepada alam yang menopang keberlangsungan hidup. Namun karya ini juga memperlihatkan bentuk pengabdian yang lebih sederhana dan personal—merawat, menemani, dan menghargai makhluk lain yang menjadi bagian dari perjalanan hidup manusia.
Melalui bahasa api yang bekerja di atas kayu, Supriadi menghadirkan karya yang mempertemukan nilai kriya dengan ekspresi seni rupa kontemporer. Kehangatan material kayu, ketelitian garis, serta narasi kehidupan agraris menjadikan Pengabdian bukan hanya gambaran sebuah adegan, melainkan sebuah perenungan mengenai relasi manusia dengan lingkungan dan nilai-nilai kemanusiaan yang lahir dari kehidupan sehari-hari.
Spesifikasi Karya
- Judul: Pengabdian
- Seniman: Supriadi / Adhi Art
- Tahun: 2026
- Medium: Pembakaran di atas kayu (Pyrography)
- Ukuran: 50 × 70 cm
- Tema: Manusia, alam, kehidupan agraris, dan relasi manusia–hewan
- Harga: Rp2.000.000,-
Catatan seniman: Supriadi merupakan perupa asal Pacitan, Jawa Timur, yang dikenal melalui praktik kreatif Adhi Art. Jejak karya dan aktivitas seniman juga tercantum pada Instagram @adhi.art20.




